1 mei 2004 – 1 mei 2012

April 29, 2012 at 11:58 | Posted in Love & Life | Leave a comment

”It is wrong to think that love comes from long companionship and persevering courtship. Love is the offspring of spritual affinity and unless that affinity is created in a moment, it will not be created for years or even generations” (Kahlil Gibran)

Waktu berjalan begitu cepat dan terasa sudah 8 tahun terlewati. Begitu banyak perubahan terjadi. Perubahan paling signifikan tentunya terfokus pada diri kita. Kemana kita telah dan kelak akan melangkah, keputusan2 penting yg kita buat dalam rentang waktu itu dan impactnya terhadap masa depan kita. Termasuk didalamnya pertemuan kita dengan banyak orang yang ikut berperan menentukan semua itu.

Ketidakmampuan kita mengendalikan waktu yg akhirnya selalu memaksa kita untuk berpacu dengan waktu untuk membuat setiap keputusan  – entah hasilnya baik atau buruk bagi kita. Terpenting kita melakukannya tanpa emosi sesaat dan selalu berdoa untuk hasil yg terbaik menanti didepan.

Satu hal yang perlu diakui bahwa entah bagaimana persentuhan dengan orang lain tadi baik secara sepintas ataupun intens bisa merubah diri kita – dalam konteks yang positif memberi warna baru. Minimal menambah jumlah teman, idealnya bisa berupa bertambahnya ilmu – wawasan – pengetahuan – dan terkadang rasa sayang….

Dalam konteks pertemanan terjadilah segala macam proses translasi tadi, sayangnya karena benturan kepentingan yg lebih besar seperti aktualisasi pribadi dan seringkali keluarga maka hadirlah kata perpisahan sebagai sisi lain tak terbantahkan dari pertemuan.

Pertemuan secara umum selalu seiring seiring sejalan sehaluan dengan rasa senang dan bahagia sementara perpisahan selalu identik dengan kesedihan dan rindu. Pertemuan yg menyenangkan sebagai buah dari perpisahan dalam waktu lama dan perpisahan yg menyedihkan selalu tercipta dari pertemuan yg indah dan mengesankan.

Perpisahan kali ini menciptakan nuansa yg berbeda, rasa sedih dan bahagia menyatu disana. Sedih karena kehilangan secara fisik orang yg disayangi sepenuh hati tanpa pernah tau apakah dia merasakan hal yg sama. Bahagia karena tujuan jelas yg menunggunya disana sebagai wujud perhatian terhadap orang2 yang dicintainya.

Apapun yang terjadi, keputusan telah dibuat dan waktu perpisahan hanyalah selangkah didepan mata. Selalu berharap semoga ini menjadi hal terindah bagi semuanya dan do’a selalu teriring menemani perjalananmu melewati kehidupan ini… (titipan tulisan)

“I’m Sure I’m gonna miss this kind of  moment, when u make me smile in silence like this”

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: